기사제목 Musikal PutihHitam Lasem
보내는분 이메일
받는분 이메일

Musikal PutihHitam Lasem

기사입력 2015.03.26 17:25
댓글 0
  • 카카오 스토리로 보내기
  • 네이버 밴드로 보내기
  • 페이스북으로 보내기
  • 트위터로 보내기
  • 구글 플러스로 보내기
  • 기사내용 프린트
  • 기사내용 메일로 보내기
  • 기사 스크랩
  • 기사 내용 글자 크게
  • 기사 내용 글자 작게
▲ Drama Musikal Putih Hitam Lasem yang merupakan karya seniman Indonesia ini diselenggarakan pada 14 Maret 2015 di Ciputra Artpreneur Jakarta . Acara temu para pemain dan tim kreatif seusai pertunjukan. . 

KESUKSESAN DRAMA MUSIKAL “PUTIH HITAM LASEM”

(Penerjemah = Rencidiptya) Musikal Putih Hitam Lasem yang merupakan karya seniman Indonesia ini diselenggarakan pada 14 April 2015 di Ciputra Artpreneur Jakarta.

Drama musikal ini menceritakan suatu kejadian di kota Lasem, salah satu kota di Jawa Tengah, yang terkenal dengan batiknya, tentang seorang gadis Tionghoa yang bernama Lian dan pemuda Jawa yang bernama Ario yang saling jatuh cinta namun hubungan ini ditentang oleh keluarga masing-masing, kemudian karena terjadi kebakaran , keduanya pun berpisah dah akhirnya bertemu kembali setelah 12 tahun lamanya.

Drama musikal ini mengangkat tema menciptakan warna baru dengan mencampurkan warna hitam dan putih dan keluar dari pandangan orangtua jaman dahulu yang melarang mencampurkan warna putih dan hitam, dimana warna putih menggambarkan orang Tionghoa dan warna hitam menggambarkan orang asli Indonesia . 

Pementasan ini merupakan kerjasama antara Komunitas Budaya D’ArtBeat yang berperan sebagai tuan rumah, Grace Kusno sebagai sutradara pementasan musikal, serta desainer yang juga populer di komunitas Korea, Harry Darsono pun turut andil dalam merancang busana panggung.

Pada hari ulangtahunnya yang ke-65 tahun di hari itu, dalam acara jumpa pers sesaat sebelum pertunjukan, Harry Darsono mengatakan “Konflik antara penduduk Indonesia asli dan pendatang sudah terjadi sejak lama. Namun sekarang, 90% orang Indonesia bukanlah penduduk asli Indonesia. Darah keturunanya sudah bercampur satu satu sama lain.” 

Kemudian ia pun menambahkan bahwa “Saat ini orang-orang sudah tidak ingin tahu lebih dalam lagi akan masa lalu yang menyebabkan terjadinya konflik tersebut.”

▲ Drama Musikal Putih Hitam Lasem yang merupakan karya seniman Indonesia ini diselenggarakan pada 14 Maret 2015 di Ciputra Artpreneur Jakarta. Berikut ini adalah foto dari sebelah kiri, komposer dan penata musik Aminoto Kosin, perancang busana dan konsultan Harry Darsono, eksekutif produser Grace Kusno.

(한글버전) 뮤지컬 "뿌띠 히땀 라슴" 성황

인도네시아 창작 뮤지컬 뿌띠 히땀 라슴(Putih Hitam Lasem)이 14일 자카르타 찌뿌뜨라 아트 프레너(Ciputra Artpreneur)에서 열렸다. 

바띡으로 유명한 중부자바 도시 중 하나인 라슴(Lasem) 지역에서 중국인 집안의 딸 리안과 자바인 집안의 아들 아리오가 사랑에 빠졌지만 집안의 반대와 원인불명의 화재로 헤어졌다가 12년 후 재회하면서 벌어지는 사건을 다뤘다. 

중국계 인도네시아인을 뜻하는 흰색과 인도네시아 토착민을 의미하는 검정색이 섞여서는 안 된다는 부모세대의 선입관을 극복하고 흑백이 섞여서 새로운 색을 만들어 내야 한다는 주제의 뮤지컬이다. 

문화 관련 단체인 D'ArtBeat가 주최하고, 그레이스 꾸스노가 뮤지컬 감독을 했고, 한국 커뮤니티에도 잘 알려진 디자이너 하리 다르노소가 무대의상을 자문하고 협찬을 했다. 

이날 65회 생일은 맞은 하리 다르소노는 공연 전 기자회견에서 “토착민과 이주민의 갈등은 늘 있어 왔다. 하지만 지금은 인도네시아인의 90% 가량이 토착민이 아니다. 이미 피가 섞였다”며 “이제 사람들은 더 이상 갈등을 야기할 수 있는 과거에 대해 알고 싶어하지 않는다”고 말했다.   

<저작권자ⓒ데일리인도네시아 & dailyindonesia.co.kr 무단전재-재배포금지. >
 
 
 
 
 
회사소개 | 광고안내 | 제휴·광고문의 | 기사제보 | 다이렉트결제 | 고객센터 | 저작권정책 | 회원약관 | 개인정보취급방침 | 이메일주소무단수집거부 | RSStop